//
you're reading...
Movies

Kamui Gaiden [Japan|2009]

Film ini menceritakan tentang Legenda Kamui, seorang ninja yang meninggalkan organisasi ninja yang telah membesarkan namanya. Hal ini dipicu oleh keinginan pribadi Kamui yang ingin berhenti untuk membunuh. Yah, seperti yang banyak diceritakan bahwa ninja itu sendiri identik dengan kebiasaan atau bahkan pekerjaan bunuh-membunuh. Namun hal inilah yang membuat kamui mendapati masalahnya, dimana dalam hukum ninja hanya ada satu cara untuk meninggalkan profesi ninja, yaitu MATI.

Film dimulai dengan ditampilkannya sebuah komik yang menceritakan asal-usul kamui, dilanjutkan dengan sebuah scene penting di masa kecil Kamui berupa fight usaha melarikan diri Sugaru, seorang wanita yang nantinya mendapat sebuah peran penting di bagian tengah ke belakang film ini dengan gurunya yang juga merupakan guru dari Kamui, sebagai sebuah contoh yang diisyaratkan seorang guru tentang seorang ninja yang berusaha meninggalkan organisasi keninjaan.

Scene-scene berikutnya yang ditawarkan hingga ke bagian tengah film begitu terasa membosankan, monoton, dan cerita seakan gak focus dengan banyaknya scene-scene gak penting yang membuat film ini benar-benar terasa dangkal di cerita. Hanya menunjukkan kemampuan dan kehebatan bela diri seorang ninja Kamui dengan sebab dan cerita yang jelas-jelas kita tau dia dikejar-kejar karena melarikan diri. Namun, scene-scene tersebut terasa boros untuk sebuah alasan yang itu-itu saja, sehingga film ini terkesan berjalan lambat.

Permainan efek laga dan adegan dalam film ini pun terlihat berlebihan, terlihat fake dan gak masuk akal. Terlihat pada perilaku ninja saat memanjat pohon, mendaki tebing dengan begitu cepatnya yang sayangnya tidak dikemas dengan efek yang lembut, dan adegan membunuh Hiu menggunakan jurus bela diri (buat apa coba?). Kurang aware-nya pengemasan efek teknis pada film ini juga dapat ditemui pada beberapa tokoh dengan keadaan gak punya tangan (buntung), entah itu sebelah atau sepasang, dimana parahnya terlihat banget kalau tangan aslinya disembunyikan di balik bajunya.

Selain itu, efek gambar yang ditampilkan begitu terkesan berlebihan, lebay, dan parahnya lagi lagi terlihat begitu fake. Pengemasan efek gambarnya begitu kasar, sehingga orang awam penikmat film yang benar-benar buta akan terknik pembuatan film seperti saya pun berdecak “kagum” dengan efek-efek yang parah dan bisa dikatakan gak masuk akal itu. Lihat saja pada bagian menangkap ikan di laut, melihat scene itu seakan melihat film documenter national geographic tentang landscape tengah laut dengan langit yang begitu biru lengkap dengan awan yang menambah keindahan setting pemandangan yang begitu tidak masuk akal. Begitu pula pada kebanyakan setting di laut, baik malam maupun siang, yang secara kasar bisa dibilang kalau sebenarnya pengambilan gambar itu gak benar2 dilakukan di laut.

Namun, film ini akhirnya tertolong dengan beberapa adegan yang menurut saya lebih pantas dibuat dalam 3D. Bisa dilihat dari beberapa adegan melempar paku-paku senjata ninja dan meluncur dari ketinggian saat fight, seekor hiu yang melompat hendak menerkam mangsa di atas kapal dari dalam  laut, dan beberapa adegan khusus 3D lainnya yang berhasil membuat saya terkaget-kaget dan sempat bergumam betapa cocok film ini untuk 3D.

Satu hal lain yang menyelamatkan film ini dari kehancuran adalah bagian ending. Yah, saya mulai dibawa enjoy dengan cerita pada bagian-bagian menuju akhir film ini (meskipun masih agak tergangggu dengan banyaknya hal-hal aneh seperti yang saya sebutkan di paragraph sebelumnya). Film ini berhasil membungkus ending misterius dan gak bisa ketebak (IMO). Overall, menurut saya film ini gagal dalam memberikan suguhan laga yang menghibur, baik dari segi efek laga, gambar, maupun cerita.

The Sandsrate: 5/10

Credits:

Director: Yoichi Sai

Writer    : Sampei Shirato (comic), Kankurô Kudô (screenplay)

Cast       : Ken’ichi Matsuyama (Kamui), Koyuki (Sugaru), Kaoru Kobayashi (Hanbei), Kôichi Satô (Gumbei), Hideaki Ito (Fudo).

About ardnas20

an Instrument Designer who loves Movie, Music, and Photography...

Discussion

4 thoughts on “Kamui Gaiden [Japan|2009]

  1. Its like you read my mind! You seem to know so much about
    this, like you wrote the book in it or something.
    I think that you can do with a few pics to drive the
    message home a little bit, but other than that, this is magnificent blog.
    A great read. I’ll certainly be back.

    Posted by Barbra | February 14, 2014, 7:48 pm
  2. I know this web page offers quality dependent articles and
    additional stuff, is there any other site which provides such stuff in
    quality?

    Posted by http://www.decantour.net/index.php?/archives/12-Economy-Money-with-Company-Electricity-Comparison.html | February 27, 2014, 5:56 pm
  3. Great site you’ve got here.. It’s difficult to
    find good quality writing like yours nowadays.
    I seriously appreciate individuals like you! Take care!!

    Posted by Luther | April 19, 2014, 1:53 pm
  4. Hi to every body, it’s my first pay a visit of this webpage;
    this website includes remarkable and in fact fine stuff designed for
    readers.

    Posted by mma | September 4, 2014, 7:05 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: